Jumat, 23 Maret 2012

The Artist, sebuah film bisu dalam serbuan film 3 dimensi

Beberapa hari yang lalu akhirnya saya menonton film yang sedang banyak dibicarakan orang akhir2 ini..termasuk oleh idola saya, Kevin Richardson, The Artist. Awalnya saya juga agak tidak yakin, karena film yang akan saya lihat adalah film bisu, namun karena sudah sangat amat penasaran saya menonton jugu, selain itu jika melihat trailernya, dari segi cerita film ini sepertinya menarik juga.

Berlatar belakang dunia perfilman di akhir tahun 1920an yang sedang ramai dengan film bisu. Adalah George Valentine, artis yang saat itu merajai dunia film bisu. Sebagai bintang terkenal tentu George Vanlentine sangat dipuja penggemarnya, sesaat setelah keluar dari gedung untuk menyaksikan pemutaran film terbarunya, George tanpa sengaja ditabrak oleh gadis muda yang berusaha mengambil dompetnya yangterjatuh dalam kerumunan penggemar George, gadis itu adalah Peppy Miller. Saat itu George yang tampak binggung memutuskan untuk tersenyum dan wartawan yang melihat kejadian tersebut meminta mereka berdua untuk berpose bersama. Keesokan harinya foto tersebut terpampang di halaman depan koran dengan memajang tulisan “WHO’S THAT GIRL?” 

WHO'S THAT GIRL?
Peppy kemudian mengikuti sebuah audisi tari di Kinograph Studios, studio yang sama dengan tempat George bekerja, dan Peppy berhasil lolos dalam audisi itu. George yang mengetahui hal itu berusaha memberikan masukkan kepada Peppy “If you want to be an actress, you need to have something the others dont”. Peppy pun perlahan mulai meniti mimpi suksesnya di dunia perfilman.
 Lalu beberapa tahun kemudian Bos Kinograph Studios memutuskan untuk memasukkan teknologi dalam film, suara. Namun George yang telah merasa merajai dunia film, menertawakan ide itu, dan beranggapan tidak perlu untuk menambahkan suara jika dengan yang ada saat ini penonton sudah paham dengan yang dimaksud dalam film. 
George yang akhirnya bangkrut
Keangkuhan yang dimiliki George pada akhirnya membunuh karirnya sendiri, karena terbukti pada akhirnya terobosan baru yang dibuat oleh bos Kinograph Studios sukses, dan masyarakat mulai meninggalkan film bisu. George berjuang sekeras tenaga untuk mengembalikan pamornya, dia menghabiskan hampir semua uangnya untuk membuat sebuah film bisu yang disutradarai dan diperankan dia sendiri, dan diapun bangkrut. Di lain pihak, Peppy mulai mendapatkan peran dan menjadi idola baru masyarakat karena membintangi film dengan suara. 

Dalam  sebuah kesempatan George dan Peppy dipertemukan lagi. George sedang makan siang, Peppy hadir untuk melakukan wawancara dengan beberapa wartawan, tanpa sadar dia duduk bersebelahan meja dengan George. Wartawan menanyakan kepada Peppy mengapa masyarakat begitu menerima kehadirannya “I dont know. Maybe because I talk and the audience can hear me. People are tired of old actors mugging at the camera to be understood. Out with the old, in with the new. Make way for the young!”. Jawaban itu membuat George merasa tersinggung, dia pun memperlihatkan dirinya pada Peppy dan mengatakan “I've made way for you.”

The Artist memang luar biasa, sebuah film bisu yang muncul pada saat para sineas di dunia berlomba untuk membuat film 3D. The Artist merupakan film hitam putih yang menampilkan adegan tanpa suara yang hanya diiringi oleh musik, beberapa dialog kunci tetap ditampilkan dalam bentuk tulisan super besar yang akan memenuhi layar. Sebenarnya jika kita melihat, film bisu jauh lebih sulit untuk dimengerti daripada film2 saat ini, film bisu benar-benar bergantung pada kemampuan artis yang terlibat di dalamnya, sejauh mana artis tersebut dapat memaksimalkan mimik lakunya untuk menyampaikan cerita yang dimaksud kepada penonton. Selain itu juga diperlukan kerjasama dari pihak music director untuk membuat komposisi musik yang sesuai dengan jalannya film, yang akan membuat film itu akan jauh lebih hidup. Dan dalam kasus The Artist, Jean Dujardin yang ditunjuk untuk memerankan George Valentine dan Ludovic Bource yang mengarap komposisi musik dalam The Artist telah berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna. Makanya tidak heran jika pada Academy Award ke 84 kemarin, mereka memberikan The Artist dua penghargaan  Best Actor  dan  Best Original Score. Tidak berlebihan juga jika akhirnya The Artist memperoleh tiga penghargaan lain, yaitu Best Motion Picture of the Year, Best Director dan Best Costume Design. 

The Artist dengan penghargaan Oscar

Dan satu lagi catatan untuk The Artist, yaitu film ini adalah film bisu pertama yang mendapatkan Oscar setelah terkhir pada tahun 1929. Selain itu menonton The Artist juga akan menambah pengetahuan kita tentang sejarah perfilman dan juga memberi kesempatan kaum muda untuk bisa menyaksikan film bisu yang terakhir diproduksi pada tahun 1936,  jadi jangan sampai ketinggalan untuk menonton film ini... Atau jika masih belum yakin, trailer berikut mungkin bisa membantu...


Rabu, 29 Februari 2012

Adele, 21=6

Pagelaran Grammy ke 54 tahun ini meninggalkan cerita manis pada seorang Adele Adkins, dan mungkin tidak akan dia lupakan sepanjang karirnya, bagaimana tidak, Adele berhasil memboyong 6 penghargaan Grammy, termasuk penghargaan bergengsi untuk album terbaik tahun ini untuk album “21”nya  dan rekaman terbaik untuk lagunya Rolling In the Deep.

Penampilan Adele di Grammy 2012

Hal ini menarik perhatian saya untuk mendengarkan keseluruhan lagu dalam album Adele “21”, yang awalnya saya hanya tau “Someone Like You” dan “Rolling In The Deep”, dan setelah selesei mendengarkan semua lagu dalam album itu saya hanya bisa bilang bahwa 6 penghargaan Grammy itu telah diberikan pada orang yang tepat.

Adele dengan 6 penghargaan Grammy-nya
Adele adalah seorang penyanyi kelahiran Inggris, 23 tahun silam, 21 adalah album kedua Adele, sebelumnya dia telah merilis album pertamanya bertajuk “19” pada tahun 2008. Untuk album pertamanya Adele juga memperoleh penghargaan Grammy untuk Best New Artist dan Best Female Pop Vocal Performance. Jika dibanding dengan album pertamanya, menurut saya, 21, jauh lebih easy listening..mungkin itu pula yang membuat album ini meraih lebih banyak penghargaan grammy. Tidak tanggung2, Adele memenangi 6 penghargaan dari 6 nominasi yang diperoleh..artinya Adele benar2 memenangkan segalanya malam itu. Enam penghargaan yang diperoleh Adele :  Album of the Year Best Pop Vocal Album Record of the Year Song of the Year Best Short Form Music Video dan Best Pop Solo Performance.

Cover album 21, Adele
21 berisi sebelas lagu, dan untuk duluxe Edition,  ada bonus track sebuah lagu yang dibawakan live Need You Now, dan untuk yang mendownload iTunes dan Edisi Jepang, Adele memberikan satu lagu tambahan I Found A boy. Lagu2 yang disajikan Adele di 21 ini mungkin banyak lagu galau, namun bukan lagu galau cemen, lirik yang mengena semakin mengena dengan suara Adele yang luar biasa. Seperti yang dia tunjukkan pada lagu Dont You Remember dan Turning Table





Terutama pada lagu Dont You Remember, Adele benar2 membawakan lagu ini dengan luar biasa....setiap kalimat benar2 menunjukkan bagaimana rasanya ditinggal seorang kekasih yang bahkan tidak mengingat apa yang sudah terjadi. Berikut adalah video live performance Adele saat membawakan lagu Dont You Remember.


  Lagu lain yang enak didengar adalah Hidding My Heart, Lovesong, He Wont Go dan One and Only. Jika berharap lagu dengat beat, bisa didengar di lagu Set Fire to Rain, Rumor Has It dan tentunya lagu hitsnya Rolling In The Deep. Namun tidal lengkap jika membicarakan 21 tanpa bercerita tentang lagu Someone Like You, Yap..lagu inilah yang berhasil membius jutaan pendengar dan membawa karir Adele melejit  yang membawa namanya tercetak tinta emas dalam sejarah penghargaan Grammy.  Jadi yang ingin mendengarkan album bermutu, tak ada salahnya jika menjadikan album 21 Adele ini sebagai koleksi.

Berikut adalah penampilan luar biasa Adele pada perhelatan Grammy lalu..enjoy it :)

Rabu, 22 Februari 2012

Editorial Media Indonesia 21 Februari 2012.....

Editorial Media Indonesia Edisi 21 Februari 2012
Melihat Editorial Media Indonesia edisi Selasa, 21 Februari 2012, yang bertajuk “Belajar dari Jerman” membuat saya jadi tergelitik. Seperti yang kita tahu Presiden Jerman, Christian Wulff, mengundurkan diri karena diduga terlibat dalam skandal korupsi. Hehehe..masih diduga loh, tapi coba jika kita tengok ke negara kita sendiri, banyak Menteri yang juga “masih diduga” bahkan mungkin lebih parah, karena nama sang Menteri sudah beberapa kali disebut dalam persidangan kasus korupsi yang sedang heboh di Indonesia “Wisma Atlit” dan juga beberapa disebut dalam kasus yang lain, namun para Menteri kita ini masih gagah berdiri sebagai Menteri. Entah mungkin karena sistem hukum yang berbeda atau mungkin memang pimpinan negara ini sudah tidak tahu malu....paling gampang, tengok saja Angelina Sondakh yang masih bisa berjalan dan bekerja sebagai wakil rakyat di DPR setelah menjadi tersangka kasus korupsi. Mereka terlalu heboh dengan perpindahan antar fraksi yang diterapkan partai Angelina Sondakh, malah salah satu pihak partai mengatakan itu bodoh jika melakukan perpindahan, tapi menurut saya, sungguh bodoh masih menggunakan orang yang sudah punya label “tersangka”. Saya mengutip kalimat dari Christian Wulff dari harian Jawa Pos, 18 Februari 2012 kemarin, “Jerman membutuhkan seorang Presiden yang didukung penuh oleh mayoritas rakyat, bukan hanya sejumlah penduduk”, Wulff mengungkapkan hal tersebut dalam sebuah jumpa pers, Wulff juga menyatakan bahwa dukungan dan kepercayaan rakyat Jerman kepadanya terus berkurang, karena itu, menurut dia, jalan terbaik ialah meletakkan jabatan. Hehehe...sungguh berbeda dengan yang terjadi disini, yang ada para pemimpin menggunakan kebebasan mengungkapkan pendapat untuk masyarakat sebagai tameng untuk tetap bertahan walau sudah mendapat ratusan demo ketidakpuasan masyarakat. Jadi jika berbicara tentang Pemimpin yang berhati besar mau mengundurkan diri untuk kepentingan negaranya, rasanya jauh di angan2. Walau pada kenyataannya ada ditemukan di Indonesia, pemimpin yang mengundurkan diri karena merasa tidak mampu menjalankan fungsinya, seperti wakil Gubernur Jakarta, tapi yang seperti ini jumlahnya sangatlah sedikit.

Kembali pada acara Editorial Media Indonesia, komentar yang diberikan pemirsa saat itu juga menunjukkan ketidakpercayaan pada pemerintah, beberapa mengatakan sangat mustahil untuk merubah apa yang sudah terjadi saat ini, bahkan dengan ide pergantian sumpah jabatan sekalipun. Menurut Elman Saragih, salah satu pimpinan Media Indonesia, yang menjadi pembicara pagi itu, menyatakan jika moralnya yang sudah rusak, dengan sumpah pocong atau sumpah tujuh turunan juga tidak akan bisa mengubah apapun. Lalu ada komentar lain yang berharap akan ada majelis rakyat, yang benar2 berisi rakyat yang akan menghukum sendiri pemimpin yang terlibat dalam kasus korupsi, hehehe hukum masyarakat kalau sudah berlaku pasti mengerikan.

Berbicara tentang hukum rakyat, saya jadi ingat sebuah film berjudul Law Abiding Citizen, film yang bercerita tentang Clyde Shelton, seorang rakyat biasa yang mencoba mencari keadilan atas kasus pembunuhan yang menimpa keluarganya, karena usaha yang dilakukannya hanya berujung pada jalan buntu, akhirnya dia memutuskan untuk mengambil jalannya sendiri..hukum rimba.
Salah satu adegan dalam film "Law Abiding Citizen"
Sepuluh tahun setelah kejadian, dia memulai rencana yang sudah dirancangnya, dia membunuh sendiri pelaku pembunuhan keluarganya, dengan meninggalkan bukti yang akan mengantarkan kepolisian untuk menangkapnya. Ya, dia memang berencana untuk ditangkap, dalam persidangan dia mempermalukan jaksa yang akan melepasnya bersyarat, dan dalam penjara dia benar2 melakukan pembalasan, dia membantai hampir semua pihak yang terkait dengan kasusnya dahulu, baik jaksa, Kepala Kejaksaan, pengacara dan berikutnya dia mengincar walikotanya. Walau semua pihak mengetahui dialah yang melakukan semua pembunuhan, namun mereka tidak bisa membuktikannya, karena dia sudah ada di penjara. Namun pada akhirnya senjata yang akan dia gunakan untuk mengebom kantor walikota, malah mengebom dirinya sendiri. Tapi misinya sudah berhasil, dia sudah mempermalukan hukum, hukum yang sudah mengecewakan dirinya. http://www.imdb.com/title/tt1197624/

Tentunya kita tidak berharap akan ada pengadilan oleh rakyat pada tersangka korupsi, karena yakinlah, pasti jika hal itu terjadi jelas akan mengerikan, karena rakyat sudah jengah dengan berbagai kasus korupsi yang telah terungkap, namun tak ada satupun kasus terselesaikan. Atau mungkin yang dikatakan Alm Zainudin M.Z benar adanya, bahwa jika dulu korupsi yang terjadi di Indonesia masih dilakukan di bawah meja, tapi kalau sekarang semeja2nya juga dikorupsi. Kalau sudah begitu, begini rumusnya, yang namanya budaya, tentu akan sulit dihapuskan, namun percayalah, suatu saat nanti Indonesia pasti akan menemukan pemimpin yang budiman, pemimpin yang benar2 anti korupsi yang mengutamakan masyarakatnya.

Berikut adalah link untuk tayangan Editorial Media Indonesia Edisi 21 Februari yang dapat disaksikan kembali di web Metro Tv http://www.metrotvnews.com/metromain/newsprograms/2012/02/21/11617/Belajar-dari-Jerman

Sabtu, 18 Februari 2012

Cinta dalam Sebuah Film

Bulan Februari dikenal sebagai bulan cinta..karena adanya hari valentine di dalamnya. Walau mungkin sudah lewat masa valentine, tapi tidak ada salahnya jika saya membahas sedikit tentang cinta. Cinta adalah anugrah terindah dari Tuhan untuk manusia, cinta bisa menghapuskan kekejaman di dunia, namun cinta yang salah juga bisa menghancurkan. Tapi saya tidak tertarik berbicara tentang cinta yang menghancurkan. Cinta sendiri telah menghasilkan ribuan cerita yang dapat diangkat dalam sebuah film, berikut adalah beberapa film yang menurut saya cocok untuk meramaikan bulan penuh cinta ini: Just Like Heaven, Wicker Park, Love Actually, Little Manhattan, 50 First Date dan The Notebook.

David dan Elizabeth
Just Like Heaven diawali dengan cerita Elizabeth, seorang dokter yang tidak punya waktu memikirkan hal lain selain pekerjaannya, yang membuat Abby, kakaknya, merancang sebuah pertemuan untuk Elizabeth dengan seorang pria, namun rencana itu gagal, karena Elizabeth mengalami kecelakaan. Lalu cerita berpindah pada David, seorang pria yang ditinggal mati istrinya, sedang mencoba memulai hidupnya lagi dengan mencari tempat tinggal baru. Di apartemen barunya itulah dia bertemu arwah seorang wanita dan jatuh cinta padanya. Sampai akhirnya diketahui bahwa arwah wanita itu adalah Elizabeth, dan diketahui pada mulanya David adalah pria yang akan ditemui Elizabeth pada malam dia mengalami kecelakaan. Sungguh romantis ketika cinta tidak mengenal batas dunia dan bahkan tak bisa dipisahkan oleh takdir.

Wicker Park sebuah film yang disajikan dengan cara yang berbeda namun apik. Menampilkan cerita cinta dari tiga sudut pandang yang berbeda namun saling berhubungan.  Berawal dari cerita Matthew yang terlihat telah mempunyai kehidupan sempurna dengan kekasih yang akan segera dinikahinya. Namun sebuah kejadian tanpa sengaja di area telepon sebuah restoran membawanya kembali pada memori 2 tahun lalu dengan mantan kekasihnya yang tiba2 menghilang, Lisa.
Matthew-Lisa-Alex
Matthew pun membatalkan perjalanan bisnisnya demi mengejar Lisa yang menurutnya ada disekitarnya. Lalu potongan2 memorinya bersama Lisa pelan2 kembali merasukinya selama pengejarannya. Saat pengejarannya seperti sudah hampir menemukan titik terang, menjadi hilang karena wanita yang ditemuinya bukanlah Lisa yang dia kenal, namun Lisa yang lain. Walau akhirnya diketahui “Lisa” bukanlah Lisa, tapi Alex yang ternyata adalah teman Lisa. Kemudian cerita berubah, bergantian antara  memori yang dimiliki Lisa dengan memori yang dimiliki Alex. Pada akhirnya diketahui bahwa menghilangnya Lisa bukan karena sengaja namun karena telah diatur oleh Alex, karena Alex juga merasakan rasa yang sama dirasakan Matthew pada saat pertama bertemu Lisa, love at the first sight. Sebuah memorable quote dari Alex sebagai pembelaan atas apa yang telah dilakukannya pada matthew dan Lisa,  ” Love makes you do crazy things, insane things. Things in a million years you'd never see yourself do. But there you are doing them... can't help it.”
Alex pada Matthew, ” Love makes you do crazy things, insane things. Things in a million years you'd never see yourself do. But there you are doing them... can't help it.”

Love Actually merupakan film yang berisikan potongan2 cerita cinta yang dialami beberapa orang dalam suatu wilayah di Inggris. Mulai dari Perdana Mentrinya yang jatuh cinta pada salah satu staf rumahnya Natalie.
PM dan Natalie
Kemudian ada kisah Billy Mack, seorang artis masa lalu yang mencoba sukses kembali, dengan managernya.
Billy Mack dan Manajernya
 Juga ada Sarah yang harus menahan cintanya pada Karl demi untuk menjaga kakaknya yang sakit. Lalu ada Harry, seorang suami,  yang berjuang menahan untuk menerima godaan dari sekretarisnya, Mia. Sebuah memorable quotes yang diberikan Karen, istri Harry yang mengetahui ada sesuatu yang terjadi pada suaminya dan sekretarisnya, “Tell me, if you were in my position, what would you do? Imagine your husband bought a gold necklace, and come Christmas gave it to somebody else... Would you wait around to find out... Would you wait around to find out if it's just a necklace, or if it's sex and a necklace, or if, worst of all, it's a necklace and love? Would you stay, knowing life would always be a little bit worse? Or would you cut and run?”
Harry dan Karen
Jamie dan Aurel
Kemudian ada Jamie yang menemukan fakta bahwa kekasihnya berselingkuh, memilih berlibur dan bertemu dengan Aurellia, dan jatuh cinta, namun ada satu masalah, Aurellia adalah wanita dari Portugis yang tidak bisa bahasa Inggris, begitu pula Jamie tidak bisa bahasa Portugis, but love will find the way, karena mereka saling belajar, dan di akhir cerita Jamie melamar Aurellia dengan menggunakan bahasa Portugis, dan Aurellia menjawab pinangan Jamie dengan menggunakan bahasa Inggris “Thank you. That will be nice. Yes is being my answer. Easy question”.
Sam dan Joanna
Lalu ada John yang kebingungan karena Sam anaknya tidak berhenti murung sepeninggal ibu kandungnya, namun yang membuat Sam sedih ternyata bukan kematian ibunya tapi karena dia sedang mengalami cinta pertama pada teman satu sekolahnya, Joanna. Dan terakhir ada Mark, yang jatuh hati pada Juliet, istri sahabat baiknya. Mark mencoba menutupi perasaannya dengan benci pada Juliet, sampai Juliet melihat video rekaman pernikahannya dengan Peter yang dibuat oleh Mark, berisi dirinya semua. Adegan paling romantis di film ini pun muncul saat Mark menyatakan cintanya pada Juliet.


Little Manhattan menceritakan cinta pertama seorang anak kecil bernama Gabe. Banyak kelucuan-kelucuan yang akan kita temukan di film ini, berawal dari Gabe yang selalu menganggap anak perempuan adalah monster hingga suatu saat dirinya merasakan sesuatu yang aneh dalam dirinya ketika melihat satu anak perempuan yang menurutnya berbeda, Rosemary Telesco.
Gabe's first kiss
Gabe akhirnya menyadari bahwa rasa yang berbeda itu bernama “cinta”. Dan ada satu adegan tak terlupakan di film ini


50 First date bercerita tentang Henry Roth seorang playboy yang akhirnya menemukan cinta sebenarnya pada diri Lucy Whitmore, yang ternyata menderita penyakit hilang ingatan setelah mengalami kecelakaan. Otak Lucy tidak dapat lagi menyimpan memori hal2 yang terjadi setelah kecelakaan.
Hendry dan Lucy
Henry benar-benar jatuh cinta pada Lucy, karena dia berani mengambil segala resikonya dan menikah dengan Lucy.

The Notebook adalah film yang baru saja saya lihat dan langsung jatuh cinta pada film ini. Bercerita tentang seorang pria tua yang berusaha menghibur salah satu temannya di panti jompo dengan bercerita tentang Noah, seorang remaja yang jatuh cinta pada Allie sejak pertama bertemu.

Berawal dengan penolakan akhirnya Noah berhasil mendapatkan cinta Allie, namun cinta mereka tidak berjalan mulus karena orangtua Allie menolak hubungan mereka karena latar belakang Noah yang hanya anak desa. Walau sempat melawan, akhirnya Allie menurut orangtuanya untuk kembali ke kota, tanpa tahu bahwa selama setahun telah ada 365 surat yang dikirimkan Noah padanya. Tujuh tahun berselang, Allie pun bertemu dengan Alan, seorang pemuda kaya, Allie jatuh cinta padanya walau bayangan Noah tak pernah hilang. Di lain pihak, Noah pun memutuskan meneruskan hidupnya tanpa Allie, dia menjadi tentara, lalu membeli rumah impiannya, dan membangunnya sesuai dengan yang diinginkan Allie. Sedang Allie pun akhirnya menerima lamaran Alan, saat melihat berita tentang pernikahannya di surat kabar setempat, Allie melihat gambar Noah terpampang tepat di bawah berita tentang pernikahannya, dan Allie pun pingsan. Allie Memutuskan untuk menemui Noah, dan masa2 indah mereka kembali terulang. Saat Alan akhirnya menyusul Allie, dia berada pada sebuah pilihan yang sulit......namun dia telah memilih cinta sejatinya, Noah.
Dipenghujung cerita diketahui bahwa dua orangtua di panti jompo itu adalah Noah dan Allie.

Selasa, 20 Desember 2011

Morning Glory, sebuah film untuk mereka yang sedang meniti karier

Persaingan di dunia kerja semakin lama akan semakin ketat, setiap tahun ribuan mahasiswa lulus dan siap meramaikan persaingan. Jika dulu mungkin hanya butuh kepandaian untuk mendapat kerja, namun sekarang kepandaian tidaklah cukup, keberuntungan sebanyak-banyaknya lah yang lebih dibutuhkan, selain tentunya sifat nothing to lose.
Sebuah cerita apik tentang dunia kerja dirangkum dalam sebuah film yang berjudul Morning Glory. Untuk semua yang sedang bergulat dengan dunia kerja, dunia PHK, dunia penuh putus asa, dunia pengangguran..film ini sangat saya rekomendasikan. Saya sendiri menonton film ini karena rekomendasi seorang teman, saat saya juga sedang perang dengan dunia serba tidak tentu ini, dan hasilnya banyak pelajaran yang bisa diambil dalam film ini.
morning glory
Morning Glory bercerita tentang Becky Fuller, seorang produser acara berita pagi di sebuah stasiun tv yang harus menerima kenyataan dia akan dipecat karena tv tempat dia bernaung membutuhkan seorang eksekutif produser senior dengan pengalaman, sedang dirinya dinilai kurang pengalaman untuk menggambil posisi tersebut. Becky pun mulai lagi dari bawah, karier yang telah dirintisnya hilang dalam sekejap. Tanpa lelah dia mengirim lamaran dan tanpa kenal malu juga mengecek setiap lamaran yang telah dia kirim. Sampai suatu saat dia mendapat panggilan dari IBS New York. Saat wawancara pun Becky memperlihatkan antusiasme yang luar biasa dan mungkin menjurus ke berlebihan, yang membuat Jerry Barnes sempat menolaknya, walau akhirnya menerimanya.
Pantang menyerah
Becky pun mendapatkan pekerjaan sebagai eksekutif produser berita pagi di IBS, walau terlihat sama dengan pekerjaannya sebelumnya, namun ini berbeda. Acara berita pagi ini adalah Daybreak, sebuah acara dengan rating rendah dan gaji yang diterima Becky jauh lebih sedikit dari gaji yang diterima dari tv sebelumnya. Hal itu tidak membuat Becky mundur, malah menjadi cambuk baginya untuk maju. Hari pertama kerja dia sudah memecat pembawa berita utamanya, yang dia nilai kurang ajar, membuat dia harus bekerja lebih keras untuk menemukan penggantinya, karena pihak IBS tidak mau membayar untuk pembawa berita yang mahal. Bertemulah Becky dengsn Mike Pomeroy, pembawa berita favoritnya ketika kecil, kebetulan Mike juga berada di bawah IBS, namun sedang off. Mike yang merupakan pembawa berita berkelas menolak tawaran itu, namun Becky tidak kehabisan akal, dia menggunakan kontrak kerja yang dimiliki Mike sebagai senjata. Mike Pomeroy pun akhirnya bergabung dengan Daybreak, namun bukan berarti masalah selesai disini, malah semakin banyak masalah yang dihadapi Becky. Hingga suatu hari  Jerry Barnes menyatakan Daybreak benar-benar berada di ujung tanduk dan akan diganti acara lain, karena ratingnya semakin menurun, dan Jerry menyalahkan Becky atas semua itu. Dengan pantang menyerah Becky memutar otak untuk menemukan cara agar acara ini tetap ada. Usaha yang dia lakukan berbuah manis, dan bukan hanya bertahan, Daybreak menjadi seperti hidup kembali. Bahkan karena kegigihannya tersebut Becky mendapatkan tawaran kerja dari stasiun tv NBC, impiannya selama ini, tapi Becky menolaknya dan bertahan di IBS bersama Daybreak. http://www.imdb.com/title/tt1126618/
Dari cerita di film ini kita bisa memetik pelajaran, bahwa jika kita mau berusaha dak tak kenal menyerah, maka akan selalu ada jalan yang terbuka untuk kita. Kebanyakan kita akan memilih berhenti ketika menemui hambatan, tidak banyak yang memilih berhenti bekerja hanya karena mendapat bos yang kaku. Mungkin memang sudah budaya masyarakat Indonesia yang lebih mengutamakan perasaan daripada logika. Namun di jaman yang semakin gila, ada baiknya kita menyingkirkan perasaan, segala cacian atau omongan orang di belakang anggaplah sebagai hiasan di kehidupan kerja, dan jadikan itu sebagai acuan kita untuk lebih maju.
Satu hal lagi yang sering kita temui adalah kurang bersyukur. Jika kita melihat Becky, dia cukup menerima apa yang dia peroleh dari IBS, gaji yang jauh dibawah gajinya sebelumnya dan harus terus2an lembur untuk mengejar target rating. Kita bisa mengaca dari sana, jika saya melihat tidak jarang saya menemukan banyak teman yang mengeluh tentang pekerjaannya di status FB, yang inilah yang itulah, apa anda tidak sadar betapa sulit mendapat kerja? Sampai menemui kerikil kecil saja langsung mengeluh....Berapa banyak pengangguran yang mengharapkan merasakan posisi anda saat ini, namun anda yang sudah berada diposisi itu malah seperti menyianyiakan.
Pada akhirnya film hanyalah film, kenyataan jelas jauh lebih berat dari apa yang ditampilkan dalam sebuah film, namun dari sedikit pelajaran yang kita peroleh dari film ini, akan ada baiknya jika kita gunakan untuk memperbaiki apa yang sudah kita peroleh saat ini. Selamat berjuang!!!!

Jumat, 25 November 2011

Alan Rickman III




Alan Rickman
Oke, bahasan tentang film-film Alan Rickman akan berlanjut hingga part III, mungkin kali ini yang terakhir, mengingat semua film Alan Rickman sudah habis saya tonton...atau mungkin akan berlanjut ke part-part berikutnya,saya tidak tahu...hehehe
Alan Rickman
Kali ini saya akan membahas tentang 5 film Alan Rickman, yaitu: Quigley Down Under, Bob Roberts, Bottle Shock, Robin Hood:The Prince of Thieves, The January Man dan Truly Madly Deeply. Selain itu saya juga akan bercerita sedikit tentang 2 tv series yang pernah di bintangi Alan Rickman yaitu Benefector (dari tv series Teather Night) dan Obiquely Murder (dari tv series Fallen Angel) serta dua film televisi yaitu The Song Of The Lunch dan Rasputin,  yang telah memberikan Emmy Award pada Alan Rickman. 
Quigley Down Under
Dalam Quigley Down Under, Alan Rickman berperan sebagai Elliot Marston yang tentunya bukanlah tokoh utamanya, karena jelas dari judulnya, tokoh utamanya bernama Quigley. Tapi peran Alan disini tetap sebagai yang utama, namun “musuh” utama J Berlatarbelakangkan jaman koboi, Quigley melakukan perjalanan jauh dari Amerika menuju Australia untuk memenuhi panggilan dari Elliot. Sesampainya di Australia Quiley berpaspasan dengan sekelompok orang yang sedang memukuli wanita, yang akhirnya dia sadari bahwa wanita itu sedikit gila dan menganggap dirinya sebagai Roy, suaminya yang telah pergi. Sekelompok orang yang tadi menyakiti wanita itu ternyata adalah kaki tangan Elliot. 
Alan Rickman dalam Quigley Down
Quigley akhirnya menumpang pada sekelompok org tadi menuju kediaman Elliot. Diketahui akhirnya tujuan Elliot mengundang Quigley ke Australia adalah untuk memusnahkan suku aborigin yang di anggap primitif dan mengganggu. Kenyataan itu mengusik Quigley, dia yang tidak setuju mencoba memberikan perlawanan pada Elliot. http://www.imdb.com/title/tt0102744/

Bob Roberts adalah sebuah film yang menceritakan kembali perjalanan salah satu senator Amerika yang juga musisi country, Bob Roberts, yang di perankan oleh Tim Robins. Alan Rickman sendiri berperan sebagai Lukas Hart III yang menjadi penompang dana utama kampanye Bob Roberts.   
Bob Roberts
Alan Rickman dan Tim Robins dalam Bob Roberts
Konflik yang muncul di film ini berawal ketika ada wartawan sebuah majalah independen, Alijah Raplin, yang percaya bahwa terjadi kecurangan pada kampanye Bob Roberts. Alijah percaya bahwa kasus yang pernah menyeret Lukas Hart III seusai perang tidak pernah tuntas, walau dalam pengadilan ditetapkan bahwa Lukas Hart tidak bersalah, dia dengan lantang mengungkap bahwa Broken Dove, aksi sosial yang di organisir oleh Bob Roberts dan Lukas Hart hanyalah menutupi kebejatan yang sebenarnya terjadi dan sebagai sumber dana ilegal untuk kampanye Bob Roberts http://www.imdb.com/title/tt0103850/
Bottle Shock
Bottle Shock bercerita tentang Steven Spurrier yang diperankan Alan Rickman, seorang pencinta minuman anggur dari Prancis yang memiliki Akademi anggur, berniat melakukan perjalanan ke Amerika untuk meneliti dan mengikutkan anggur yang di produksi di Amerika dalam sebuah kontes anggur terbaik. Film ini juga berdasarkan pada sebuah kisah nyata yang melatarbelakani diadakannya kontes-kontes serupa yang lain. Dalam perjalannya ke Amerika, Steven bertemu dengan Jim Barret yang menganggapnya sebagai orang yang menyebalkan, Jim sendiri adalah pengusaha minuman anggur Chateau Montelena. 
Alan Rickman dalam Bottle Shock
Berbeda dengannya, Bo Barret, anaknya, menganggap hadirnya Steven Spurrier adalah berkah, bukan hanya untuk usaha ayahnya yang hampir bangkrut, namun juga untuk daerahnya, yang juga merupakan sentra produksi anggur.http://www.imdb.com/title/tt0914797/



Robin Hood
Alan Rickman dalam Robin Hood
Robin Hood:The Prince of Thieves adalah salah satu dari sekian banyak film Robin Hood. Dalam film ini, sekali lagi Alan Rickman berperan sebagai musuh utama, Sheriff of Nothingham, sedangkan untuk peran Robin Hood dipercayakan pada Kevin Costner. Film ini menceritakan awal petualang Robin Hood yang merupakan pahlawan rakyat cilik. Diceritakan pula bagaimana awal pertemuan Robin Hood dengan Marian. Film ini merupakan salah satu dari sedikit film Alan Rickman yang meledak di pasaran, dan film ini juga yang mengerek nama Alan Rickman sebagai salah satu viliian (pemeran penjahat) terbaik dalam dunia perfilman internasional. Bahkan ada ungkapan yang dilontarkan Kevin Costner yang merasa aksinya akan tertutupi oleh peran luar biasa Alan Rickman sebagai musuhnya. http://www.imdb.com/title/tt0102798/


Sebuah quote terkenal yang diucapkan Sheriff of Nothingham dalam film ini adalah “ Locksley! I’m going to cut your heart out with a spoon”

The January Man
The January Man bercerita tentang pembunuhan berantai yang terjadi dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Kepolisian yang tidak kunjung berhasil menemukan pelaku utama pembunuhan berantai ini, memutuskan untuk memanggil kembali Nick Strarkey, seorang polisi hebat yang mengundurkan diri. Alan Rickman disini berperan sebagai Ed, teman Nick. Ketika memutuskan untuk kembali ke Kepolisian, Nick mengajak Ed untuk menjadi asistennya. 
Alan Rickman dalam The Jnuary Man
Ed nantinya cukup berandil besar dalam pengungkapan pembunuhan berantai ini http://www.imdb.com/title/tt0097613/






Truly Madly Deeply
Truly Madly Deeply, film romantis tentang dua pasangan Nina dan Jamie yang dipisahkan oleh maut. Jamie, yang diperankan Alan Rickman, mendadak meninggal dan meninggalkan kekasihnya sendirian. Nina belum bisa menerima kematian Jamie, hidupnya pun menjadi tidak teratur dan kadang dia merasa ada bayang-bayang yang selalu hadir dalam kesehariannya yang selalu mengingatkannya untuk melakukan hal-hal sepele seperti jangan lupa menutup pintu rumah. Nina memilih untuk menceritakan semua hal itu pada seorang psikiater. Di saat Nina benar-benar depresi karena belum bisa melupakan Jamie dan di karenakan rindu yang amat sangat, Jamie muncul, tumpahlah segala beban dan segala rindu yang dimiliki Nina. Nina seperti hidup kembali setelah kehadiran Jamie, dan kehidupannya yang berantakan kembali tertata rapi.
Namun jamie hadir kembali bukanlah untuk selamanya, walau dia mengungkapkan cintanya pada Nina dengan kalimat “I truly, madly, passionately, remarkebly, deliciously, juicily love you” dan dia membawa sebuah misi. Layaknya film2 hantu romatis, dalam film ini juga menunjukkan bahwa hadirnya kembali sosok orang yang kita cinta setelah meninggal di dunia ini memiliki tujuan atau suatu hal yang harus dia selesaikan. http://www.imdb.com/title/tt0103129/

Alan Rickman dalam Benefactor
Benefector adalah salah satu seri dari tv series Teather Night yang tayang pada periode tahun 1985 sampai 1990. Film ini cukup unik, empat tokoh utama di film ini adalah dua pasangan muda yaitu David dan Jane, serta Colin (Alan Rickman) dan Sheila, menceritakan kembali kejadian sekitar beberapa tahun yang lalu ketika mereka hidup bertetangga. Yang unik adalah di ceritakan dalam film ini Colin dan Sheila telah memiliki anak, namun dalam film ini anak mereka tak pernah muncul walau beberapa kali disebutkan dalam percakapan. http://www.imdb.com/title/tt1294140/
Alan Rickman dalam Obiquely Murder
Obiquely Murder adalah salah satu seri dalam tv series Fallen Angel. Bercerita ttg Annie Ansley yang bertamu ke rumah Dwight, yang diperankan dengan sanggaaatt ganteng dan dingin oleh Alan Rickman. Annie seperti merasakan cinta pada pandangan pertama ketika melihat Dwight. Namun di lain pihak Dwight tidak merasakan hal yang sama, karena Dwight telah cinta mati pada gadis lain bernama Bernette . Pada malam yang sama, Bernette secara tiba2 datang k rumah Dwight, yang ternyata bersama suami yang baru dinikahinya, hati Dwight menjadi tak karua2an. Tidak kalah karu2an adalah hati Annie yang menanti adanya telepon atau kunjungan dari Dwight. Karena tak kunjung mendapat kabar dari Dwight, Annie memutuskan untuk berkunjung lagi ke rumah Dwight. Dalam kunjungannya dia merasa bahwa Dwight telah berbaikan dengan Betnette. Namun sebuah fakta terkuak malam itu, Bernatte berbohong pada Dwight, dan hati Dwight hancur untuk kedua kalinya. 
Alan Rickman dalam Obiquely Murder
Di lain pihak, perasaan Annie menjadi semakin tak karu2an, dia memutuskan kembali ke rumah Dwigth malam itu juga dan memutuskan untuk melamar Dwight, atau jikalau Dwight menolak dia iklas hanya untuk mendapat hubungan satu malam dengan Dwight. Namun semua itu di tolak oleh Dwight. Dalam patah hatinya, Annie mencium sesuatu tak beres sedang terjadi di rumah Dwight, tapi sakit hatinya terlalu besar untuk memikirkan hal lain. Kenyataannya Annie masih berharap kabar dari Dwight, namun kabar yang dia dapat malah tentang Bernette  yang menghilang pada malam terakhir kunjungannya di rumah Dwight. Sampai akhirnya di ujung film, Dwight muncul di depan pintu rumahnya. http://www.imdb.com/title/tt0576493/

Alan Rickman dan Emma Thompson dalam The Song Of Lunch
The Song of Lunch bercerita tentang pasangan yang telah berpisah lama dan memutuskan untuk bertemu kembali. Merupakan dramatisasi dari puisi dengan judul yang sama ciptaan Christopher Reid. Diperankan cukup apik oleh Alan Rickman dan Emma Thompson. Sepanjang film lebih banyak diiisi dengan perbincangan monolog pihak lelaki dengan dirinya sendiri. http://www.imdb.com/title/tt1686812/
Rasputin
Rasputin merupakan film yang berdasarkan kisah hidup Grigori Rasputin yang di perankan dengan sangat luar biasa oleh Alan Rickman. Rasputin yang seorang gelandangan, sejak kecil memiliki kemampuan untuk menebak apa yang sedang dan akan terjadi. Hidup Rasputin dewasa sangat kacau hingga suatu ketika dia seperti mendapat berkah dan bisa menyembuhkan penyakit, bahkan dalam suatu kehadirannya di sebuah Gereja, dia diberi penghormatan oleh seluruh orang yang hadir. Kemampusan Rasputin dalam menyembuhkan ini membawanya untuk bertemu dengan Tsar Nicholas yang anaknya, Alexei, menderita kelumpuhan. 
Alan Rickman sebagai Grigori Rasputin
Dua kali Rasputin menyelamatkan hidup Alexei, namun gayanya yang eksentrik mendorong banyaknya pihak yang tidak suka padanya, belum lagi kondisi politik di Serbia yang sedang amburadul saat itu, membuat semakin banyak orang yang ingin menyingkirkannya. Sebelum dia di usir, Rasputin sempat memberitahukan penglihatannya tentang kondisi Serbia di masa yang akan datang, namun Tsar Nicholas memilih untuk tidak mempercayainya. http://www.imdb.com/title/tt0117442/
Karena perannya yang sangat luar biasa, Rasputin membuahkan penghargaan Emmy Award untuk Alan Rickman sebagai pemeran utama terbaik.
Alan Rickman dan Emmy Award
Untuk kali ini saya akan merekomendasikan tiga film....Truly Madly Deeply, Obiquely Murder dan Rasputin..

Senin, 14 November 2011

Rise of The Planet of The Apes dan Orang utan di Indonesia

Saat ini yang ramai dibicarakan adalah pembantaian orang utan di kalimantan Timur, yang mungkin dikarenakan ulah manusia yang rakus akan segalanya. Saya ingin coba menghubungkan ini semua dengan sesuatu yang fiksi, yaitu sebuiah film berjudul Rise of The Planet of The Apes. Memang sebenarnya tidak ada korelasi sama sekali di antara keduanya, namun mungkin akan sedikit saja membuat manusia untuk berpikir dua kali untuk melakukan hal keji yang sedang terjadi.
Orang utan

Layaknya manusia, orang utan juga mahkluk hidup yang butuh perlindungan dan butuh di lindungi. Namun manusia adalah mahkluk yang sering lupa, dan akan melakukan apapun untuk membuat semuanya berjalan sesuai keinginannya. Jika di bilang manusia punya perasaan dan hewan tidak, maka kita harus mempertimbangkan untuk berpikir sebaliknya. Sesungguhnya manusia juga mampu membunuh sesamanya demi memperoleh kekuasaan yang lebih besar. Sejujurnya manusialah yang lebih tega membunuh anak kandungnya sendiri dibanding hewan paling buas di dunia sekalipun. Jadi sebenarnya apa yang membedakan manusia dengan hewan?

Rise of The Planet of The Apes
The Rise of The Planet of The Apes adalah film fiksi karya Ruppert Wyatt yang rilis sekitar bulan Agustus kemarin. Sebenarnya yang ini adalah film kedua, berawal dari penangkapan orang utan untuk digunakan sebagai kelinci percobaan obat baru. Rocket (Bright Eyes) merupakan salah satu yang menunjukan perkembangan yang luar biasa untuk pengujian obat, Will Rodman sebagai penanggung jawab proyek langsung melakukan presentasi begitu tahu proyeknya berada di ambang kesuksesan, Rocket (Bright Eyes) yang di siapkan untuk dimunculkan dalam presentasi tiba-tiba mengamuk ketika akan dikeluarkan dari kandangnya. Rocket (Bright Eyes) hampir merusak seluruh kawasan itu dan polisi penjaga “terpaksa” menghabisinya dengan timah panas. Pihak perusahaan tidak mau ambil pusing dang menganggap proyek itu telah gagal dan memutuskan untuk membunuh orang utan yang tersisa. Ketika melakukan kegiatan “pembersihan”, Robert, salah satu tim Will, akhirnya mengetahui bahwa Bright mempunyai anak dan hal yang membuat Rocket (Bright Eyes) buas adalah dia mengira manusia yang akan mengeluarkan dia dari kandang bermaksud menyakiti anaknya, karena itu dia bertindak sangat buas. Robert memutuskan untuk menyelamatkan anak orang utan tersebut dan memnitatolong pada Will untuk memeliharanya. Anak orang utan itu tumbuh sehat dan diberi nama Ceasar, Will tidak sekedar membesarkan Ceasar, namun juga tetap melakukan penelitian tentang proyek terdahulunya, karena secara tidak sengaja dia sadar bahwa gen yang di miliki Bright eyes telah diturunkan pada anaknya. Tinggal bersama sejak kecil, membuat Ceasar memiliki ikatan spesial dengan Will dan Charles, ayahnya. Setelah sekian lama melihat perkembangan luar biasa pada Ceasar, Will memberanikan diri untuk mengujikan obat tersebut pada ayahnya yang sedang sakit, sukses, obat itu memberikan efek luar biasa pada kesehatan ayahnya. Semua berjalan lancar sampai Charles diserang oleh tetangganya, Ceasar yang marah menyerang tetangganya hingga terluka parah dan Ceasar harus masuk penjara hewan. Dilain pihak Will telah mengungkapkan keberhasilannya pada perusahaan, membuat perusahaan menginginkan proyek itu dimulai kembali dengan mulai mengujinya pada orang utan. Ceasar merasa sendiri dalam pengasingannya dan mendapat perlakuan menyedihkan dari penjaga,
Ceasar memimpin pasukan orang utan dalam film Rise of  The Planet of The Apes
Namun dengan kepandaiannya, Ceasar memutuskan untuk merencanakan pembalasan pada penjaga bersama orang utan lain, lalu memilih kabur dan membebaskan semua orang utan yang ditemuinya, termasuk orang utan yang digunakan sebagai kelinci percobaan, dan juga melakukan perusakan pada lokasi percobaan. Sebagai hewan,  tujuan utama Ceasar adalah hidup di alam bebas, maka dia menggiring kawan2nya menuju hutan yang pernah didatanginya dengan Will Namun manusia dengan rakus dan ganasnya mencoba memburu Ceasar dan dan teman2nya dan melakukan pembantaian langsung. Dilain pihak Ceasar selalu memperinggatkan teman2nya hanya menyerang manusia untuk melindungi diri dan tidak untuk membunuh. Sampai akhirnya Ceasar berada di hutan yang dia maksud, dia mengatakan pada Will ketika akan mengajaknya pulang, “Ceasar is home”.
Dari film itu kita melihat bahwa sesungguhnya manusia itu lebih kejam dari hewan. Pada dasarnya hewan hanya akan melawan jika mereka merasa hidup mereka terancam, tapi manusia, tidak terancam pun mereka akan tetap melakukan pembantaian.  
Kasus yang terjadi di Kalimantan Timur saat ini adalah terjadi perluasan perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Timur yang secara langsung membuat orang utan terdesak, karena habitat mereka yang semakin sedikit. Manusia yang melakukan perluasan mungkin menganggap orang utan hanya penghalang bagi niat mereka, karena tidak mungkin bagi mereka merelokasi tempat tinggal orang utan, maka mereka memilih jalan termudah, membunuh dan membantai semua orang utan yang menghadang.
orang utan di kalimantan Timur
Bagaimana tanggapan pemerintah? Diam? Sudah pasti. Atau mungkin hanya akan sekedar memberikan omong kosong seperti, “akan kami lakukan penyelidikan terlebih dahulu, untuk mengumpulkan bukti”. Bukti apalagi yang harus dicari?
Orang utan di Kalimantan Timur
Beberapa kali saya melihat di televisi telah ditayangkan video atau foto pembantaian orang utan yang sedang terjadi. Saya memang tidak paham hukum,namun apakah video dan gambar itu belum bisa dijadikan bukti awal? Tapi tak bisa kita pungkiri bahwa di negara kita hukum bisa dibeli dengan uang, bukan berarti saya akan bilang bihak berwajib disana sudah dibungkam dengan uang, tapi itulah yang sering terjadi. Jadi jika pihak berwajib tidak ingin dituduh sebagai budak uang maka mereka harus segera bertindak nyata dan bukan sekedar omongan kosong untuk membereskan semua ini, sebelum orang utan di Kalimantan Timur benar-benar habis, atau mungkin sebelum ada orang utan semacam Ceasar yang melakukan pembalasan pada manusia, tentu kita tidak berharap kejadian di film Rise of The Planet of The Apes benar2 terjadi Indonesia kan?